36. Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran[690]. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.
[690] sesuatu yang diperoleh dengan prasangkaan sama sekali tidak bisa mengantikan sesuatu yang diperoleh dengan
Ayat ini berbicara tentang orang kafir Makkah yang mengikuti prasangka (dhon) padahal sedikit pun prasangka itu tidak berguna, karena tidak disertai dengan bukti. Dan sebagian prasangka itu buruk karena tidak bermanfaat. Maka kalau tidak ada bukti kita jangan buruk sangka. Mana buktinya kalau berhala itu mendatangkan manfaat. Sedang Allah banyak buktinya. Lewat PenciptaanNya kita jadi yakin, berapa orang yang menduga keliru yaitu orang-orang yahudi, yang menganggap mereka adalah kekasih Allah, hidup di nereka hanya 40 hari, semua hanya sangkaan. Padahal Allah tahu luar dan dalamnya, Allah tidak bisa ditipu.Maka jadikanlah akal itu sebagai supir, sedang hawa nafsu jadikan penumpang, itu saja penumpang bagian belakang, yang tidak bisa mempengaruhi akal seenaknya saja.
37. Tidaklah mungkin Al Quran Ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Quran itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang Telah ditetapkannya[691], tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.
[691] maksudnya Al Quran itu menjelaskan secara terperinci hukum-hukum yang Telah disebutkan dalam Al Quran itu
Al-Qur’an murni buatan Allah. Dan fungsi Al-Qur’an membenarkan dari kitab-kitab sebelumnya, ada Zabur, Taurat dan Injil. Menjelaskan secara rinci apa yang jadi petunjuk, larangan dan perintahNya. Dan tidak ada keraguan di dalamnya, Sumbernya dari Allah, Ayat ini semakin meyakinkan kita bahwa Al-Qur’an murni datangnya dari Allah, bila ada kesalahan dari kitab sebelunya, Al-Qur’anlah yang membenarkan, karenanya Al-Qur’an itu universal. Kita harus mengimaninya semua jangan sebagian-sebagian lalu membelokkan ayatnya
38. Atau (patutkah) mereka mengatakan "Muhammad membuat-buatnya." Katakanlah: "(Kalau benar yang kamu katakan itu), Maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang yang benar."
Orang-orang kafir menduga bahwa Al-Qur’an buatan Muhammad. Apakah pantas hal ini kalau dikatakan Muhammadlah yang membuat ayat-ayat itu. Kalau memeng bisa tolong hai manusia buatlah ayat Al-Qur’an atau yang agak menyerupai jika ucapanmu itu benar. Umar saja sudah membuktikan bahwa dia tidak bisa membuat ayat. Dan yakin seyakin- nya bahwa Al-Qur’an buatan Allah.
Selasa, 24 November 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
